Provinsi Riau

Waspada, Rekapitulasi Dinkes Riau Temuan Suspek Campak Capai 184 Kasus

Riau Rabu, 01 April 2026 - 13:15 WIB  |    Reporter : FSY   Redaktur : Fithriady Syam  
Waspada, Rekapitulasi Dinkes Riau Temuan Suspek Campak Capai 184 Kasus

Kadiskes Riau menyebut kasus terbanyak ditemukan pada minggu pertama Januari yakni 184 suspek, kemudian minggu kedua dengan 149 suspek, minggu ketiga dengan 155 suspek dan minggu terakhir Januari sebanyak 125 suspek. (Internet)

RSNEWSROOM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Kesehatan mencatat sebanyak 1.303 suspek capek di Provinsi Riau sepanjang 2026. Data tersebut didapat selama 11 pekan terhitung sejak awal Januari hingga minggu ketiga Maret 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli menyebutkan kasus terbanyak ditemukan pada minggu pertama Januari yakni 184 suspek, kemudian minggu kedua dengan 149 suspek, minggu ketiga dengan 155 suspek dan minggu terakhir Januari sebanyak 125 suspek.

"Memasuki minggu kelima atau minggu pertama Februari temuan suspek sedikit menurun, yakni 117 kasus," kata Zulkifli.

Iklan PC dalam Pahlawan Guru

Kemudian, pada minggu keenam ditemukan 91 suspek, minggu ketujuh sebanyak 98 suspek, minggu kedelapan sebanyak 100 suspek.

"Memasuki Maret atau minggu kesembilan 2026 ditemukan 124 suspek, minggu kesepuluh sebanyak 111 suspek dan minggu kesebelah sebanyak 49 suspek," ungkapnya.

Dikatakannya, beberapa gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini diantaranya ruam, panas tinggi, mata merah, batuk dan pilek.

MBG dalam Berita 2

Zulkifli mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak. Dikatakannya, campak dapat terjangkit pada semua kelompok usia.

"Semua kelompok usia dapat terjangkit. Namun, risiko kematian lebih tinggi pada bayi karena daya tahan tubuh yang masih rendah," ungkapnya.

Diungkapkannya, berbagai pencegahan dapat dilakukan masyarakat dengan memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi lengkap, isolasi mandiri di rumah jika anak menunjukkan gejala dan memeriksakan diri ke dokter jika gejala memburuk. (FSY/SP)

Laporan : FSY
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya