Jaga Kebiasaan Makan Sehat

Banyak Makan dan Berat Badan Naik Setelah Lebaran, Ini Saran Pakar Gizi IPB

Info Sehat Kamis, 26 Maret 2026 - 11:48 WIB  |    Reporter : FSY   Redaktur : FA Syam  
Banyak Makan dan Berat Badan Naik Setelah Lebaran, Ini Saran Pakar Gizi IPB

Penerapannya dengan mengontrol porsi makan, memilih jenis makanan yang tepat, serta mengatur waktu makan dengan baik. (Internet)

RSNEWSROOM - Setelah sebulan berpuasa, biasanya kebiasaan makan ikut berubah. Banyak orang jadi lebih santai dalam mengatur pola makan. Padahal, momen inilah yang tepat untuk mulai menerapkan gaya hidup lebih sehat.

Guru Besar Ilmu Gizi IPB University, Prof. Hardinsyah mengingatkan puasa seharusnya menjadi langkah awal untuk membangun pola makan yang lebih baik, tidak hanya untuk  kesehatan, tetapi juga keseimbangan spiritual.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi ini menjelaskan pola makan setelah Ramadan bisa tetap dijaga dengan menerapkan intermittent fasting. Penerapannya dengan mengontrol porsi makan, memilih jenis makanan yang tepat, serta mengatur waktu makan dengan baik.

Iklan PC dalam Pahlawan Guru

Cara ini dinilai efektif untuk membantu mengurangi lemak tubuh sekaligus menurunkan risiko berbagai penyakit, seperti diabetes.

Tantangan terbesarnya ada konsistensi. Banyak orang sulit mempertahankan kebiasaan sehat setelah kembali ke rutinitas normal.

“Untuk mempertahankan pola makan ideal ini membutuhkan mindset dan tekad yang kuat. Setelah bulan puasa, ujiannya akan lebih serius untuk mengubah mindset. Biasakan diri dengan intermittent fasting dan mempraktikannya tanpa mengharapkan pahala,” jelasnya.

MBG dalam Berita 2

Langkah awal bisa dimulai dari hal sederhana, seperti rutin sarapan untuk membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil. Untuk makan siang, porsinya bisa dikurangi, asalkan kebutuhan cairan tetap terpenuhi dan diimbangi dengan olahraga ringan di sore hari.

Selain itu, Prof. Hardinsyah mengatakan penting untuk mengontrol konsumsi makanan tinggi lemak, gula, serta makanan instan.

“Nafsu untuk memakan makanan berlemak dan manis serta makanan instan juga dikurangi,” tuturnya.

Sebagai alternatif, buah segar bisa jadi pilihan untuk menahan keinginan makan yang manis atau berlemak. Selain memberikan energi, buah juga kaya serat dan vitamin yang dibutuhkan tubuh.

Di sisi lain, pengaturan porsi dan jenis makanan juga penting. Perbanyak asupan protein dibanding karbohidrat, dan sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, misalnya untuk anak-anak atau ibu hamil.

“Kalau berat badan menurun menjadi berat badan normal, maka harus dipertahankan. Setelah dua minggu kemudian terasa lingkar pinggang bertambah, maka pola makan harus kembali disesuaikan." pungkasnya. (FSY/VOI)

 

Laporan : FSY
Redaktur : FA Syam





Berita Lainnya