Dumai, Riau
Asap Ratusan Hektar Lahan Terbakar di Dumai Mulai Menyebar, Warga Diminta Waspada Kesehatan
Dalam waktu singkat, lahan gambut dan kawasan hutan di dua wilayah tersebut dilalap si jago merah. Akibatnya, kabut asap tebal mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kota Dumai. (Dok Diskominfotik Dumai)
RSNEWSROOM - Cuaca panas saat ini tidak terlepas dari kondisi alam Riau yang banyak terbakar. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tengah terjadi di Kota Dumai, Riau. Sedikitnya 120 hektare lahan di wilayah Tanjung Palas dan Mundam dilaporkan hangus terbakar.
Kebakaran diduga dipicu oleh kondisi cuaca panas ekstrem yang disertai angin kencang, sehingga api dengan cepat menyebar ke berbagai titik.
Dalam waktu singkat, lahan gambut dan kawasan hutan di dua wilayah tersebut dilalap si jago merah. Akibatnya, kabut asap tebal mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kota Dumai.
Selain berdampak pada kesehatan, asap juga menurunkan jarak pandang, sehingga membahayakan pengendara.
Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, mengatakan petugas hingga kini masih terus berupaya memadamkan api di lokasi.
"Petugas saat ini masih berjibaku di lapangan untuk memadamkan api. Namun, upaya pemadaman cukup terkendala oleh keterbatasan sumber air dan kondisi cuaca yang panas,” ujar Sugiyarto, Senin (23/3/2025).
Ia menjelaskan, penanganan kebakaran melibatkan berbagai pihak, mulai dari BPBD Kota Dumai, TNI, Polri, Manggala Agni, hingga masyarakat peduli api dan warga setempat.
"Semua unsur kita libatkan untuk mempercepat penanganan, namun kondisi di lapangan memang cukup menantang," tambahnya.
Sugiyarto juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak kabut asap.
‘’Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker saat beraktivitas guna menghindari gangguan pernapasan," tutupnya. (FSY/SP)







