- Home
- Info Sehat
- Makin Meningkat Kanker Usus Besar di Kalangan Milenial dan Gen Z, Perhatikan Gejala Ini
Waspada Kesehatan Tubuh
Makin Meningkat Kanker Usus Besar di Kalangan Milenial dan Gen Z, Perhatikan Gejala Ini
Gejala utama kanker usus besar yang sering muncul pada pasien muda adalah keluarnya darah bersama dengan tinja. (Internet)
RSNEWSROOM – Mulai menampakan kekhawatiran. Kanker usus besar dan rektum semakin meningkat setiap tahunnya pada kelompok muda, generasi milenial dan gen Z. Angka kejadian kanker usus besar dan rektum pada kelompok tersebut meningkat sekitar 2 persen setia tahun, sejak pertengahan 1990-an.
“Awalnya kami kaget, karena pasiennya sangat muda, sehat, tidak punya faktor risiko, bahkan tanpa riwayat keluarga, tapi terdiagnosis stadium 4. Dan kasus seperti ini sekarang makin serung,” kata dokter onkologi saluran cerna dari Harvard Medical School, Kimmie Ng, dikutip dari CNN Health, Sabtu, 18 Oktober 2025.
Dokter Kimmie menjelaskan bahwa gejala utama kanker usus besar yang sering muncul pada pasien muda adalah keluarnya darah bersama dengan tinja. Jika sudah mengalami gejala ini, ia mengingatkan untuk segera diperiksa ke dokter.
“Kalau darah tampak tercampur di dalam tinja, bukan hanya di permukaan, itu lebih mengkhawatirkan dan perlu diperiksa,” tegasnya.
Gejala lainnya yang patut diwaspadai di antaranya:
- Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
- Perubahan pola buang air besar (sering diare atau sembelit)
- Tinja menjadi lebih tipis
- Sakit perut atau perut terasa penuh
- Lemas karena anemia
Penelitian yang dilakukan juga menunjukkan bahwa orang yang lahir tahun setelah tahun 1950 mengalami risiko yang lebih tinggi. Misalnya orang yang lahir 1990, punya risiko terkena kanker rektum 4 kali lebih tinggi dan kanker usus besar 2 kali lebih tinggi, dibandingkan mereka yang lahir pada 1950 ke bawah.
Hal ini menunjukkan bahwa penyebabnya tidak mungkin dari sekadar genetik. Ini karena gen manusia tidka berubah banyak dalam 30 tahun.
Adapun faktor penyebabnya peneliti menduga perubahan lingkungan dan gaya hidup modern berperan besar dalam peningkatan kasus kanker usus di usia muda. Faktor tersebut seperti obesitas, kurang aktivitas fisik, pola makan tinggi daging merah, makanan olahan dan gula tambahan, hingga konsumsi minuman manis secara berlebihan.
Meski demikian, Dokter Kimmie juga mengatakan bahwa banyak pasien muda yang terkena kanker usus besar tidak memiliki risiko sama sekali. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan tubuh yang rutin.
“Sebagian dari mereka adalah pelari maraton, makan sehat, hidup aktif, tapi tetap terdiagnosis kanker usus besar,” pungkas Dokter Kimmie. (FSY/VOI)






