Hari Ayah Teladan 2025
Tekankan Peran Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak, BKKBN Riau Kunjungi Sekolah di Pekanbaru
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Mhd Irzal (Dok BKKBN Riau)
RSNEWSROOM - Memperingati Hari Ayah Teladan Nasional yang jatuh pada 12 November 2025 lalu, Kementerian Kependudukan dan Pembanguan Keluarga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, menggelar kegiatan NGOPI atau Ngobrol Perkara GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) Jumat (14/11/2025).
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Mhd Irzal, mengatakan bahwa peringatan ini dilakukan serentak secara nasional oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendugbangga) yang dipusatkan di Bengkulu. Namun untuk Provinsi Riau mengikuti kegiatan tersebut secara virtual.
"Hari Ayah Teladan Nasional itu jatuh pada 12 November 2025. Secara nasional, peringatannya digelar hari ini secara virtual seluruh Indonesia. Maka di Riau kita libatkan seluruh komunitas Gerakan Ayah Teladan Indonesia untuk berpartisipasi memeriahkan Hari Ayah Teladan ini," ujar Irzal, Jumat (14/11/2025).
Rangkaian peringatan ini dimulai dengan senam bersama Gerakan Teladan Indonesia di halaman kantor BKKBN Riau. Para ayah diajak untuk bergerak, berolahraga, dan kemudian mengikuti peringatan nasional secara virtual.
Sebelumnya, BKKBN Riau juga melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah di Pekanbaru, mulai dari tingkat SMP hingga SMA.
Dalam kegiatan tersebut, BKKBN membagikan merchandise khusus untuk ayah atau orang tua laki-laki yang mengantar anaknya ke sekolah.
"Kalau yang perempuan tidak kita beri. Ini sebagai bentuk apresiasi untuk ayah yang terlibat langsung mengantar anaknya. Di dalam merchandise itu ada informasi tentang Gerakan Ayah Teladan Indonesia, makna dan manfaatnya," cakap Irzal.
Informasi tersebut juga disampaikan kepada para siswa sebagai edukasi tentang pentingnya kehadiran ayah dalam kehidupan mereka.
Mengutip data World Health Organization (WHO), Irzal menyebut bahwa 20,9 persen anak di dunia kehilangan peran ayah dalam keluarga. Kondisi ini menunjukkan bahwa peran ayah masih dianggap minim, padahal keberadaannya sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak.
“Ayah tidak hanya mencari nafkah. Dia harus terlibat langsung—mengantar anak ke sekolah, menemani belajar, membantu berpakaian. Hal sederhana seperti itu memberi semangat dan membangun mental anak,” katanya.
Irzal mencontohkan, ketika seorang ayah mengantar anaknya ke sekolah dengan pakaian dinas, anak akan merasa bangga. Kebanggaan itu menjadi motivasi besar bagi perkembangan mental dan semangat belajar.
Pada kesempatan tersebut, Irzal juga menyampaikan pesan khusus untuk seluruh ayah di Provinsi Riau.
"Lewat Gerakan Ayah Teladan Indonesia, kami ingin mengajak para ayah untuk terlibat penuh dalam keluarga. Tidak hanya soal nafkah, tetapi juga pola asuh, memantau tumbuh kembang anak, serta mengawasi penggunaan gadget. Kedisiplinan ayah sangat penting dalam rumah tangga," pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan 'Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Perwakilan BKKBN Provinsi Riau dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau tentang Sinergitas Program Pembangunan Keluarga dan Program Pelatihan Vokasi. (FSY/SP)









