Jaga Kesehatan Diri

Ini Penjelasan Dokter yang Terjadi pada Otak, Akibat Kurang Tidur di Malam Hari

Dokter Anda Kamis, 05 Februari 2026 - 08:15 WIB  |    Reporter : Hafith   Redaktur : Fithriady Syam  
Ini Penjelasan Dokter yang Terjadi pada Otak, Akibat Kurang Tidur di Malam Hari

Sebuah studi yang baru diterbitkan di Nature Neuroscience mengungkap pengaruh waktu tidur yang kurang dengan kesehatan otak. (Internet)

RSNEWSROOM - Kurang tidur akan berdampak buruk untuk kesehatan tubuh, termasuk untuk otak. Hal ini diungkap oleh sebuah studi yang baru diterbitkan di Nature Neuroscience mengungkap pengaruh waktu tidur yang kurang dengan kesehatan otak.

Dikutip dari Women’s Health, pada Rabu, 4 Februari 2026, ahli saraf dan  dokter obat tiudr, W. Christopher Winter, MD, mengatakan bahwa otak adalah organ yang sangat aktif, banyak mengkonsumsi oksigen dan glukosa. Hal ini membuat terciptanya produk limbah yang harus disapu keluar dari otak, agar otak tetap sehat dan menua dengan tepat.

Proses pembersihan tersebut utamanya dilakukan pada malam hari saat seseorang tidur melalui sistem glimfatik, yang aktif saat tidur nyenyak untuk membuang limbah metabolik seperti protein beta-amiloid dan racun.

Iklan PC dalam Pahlawan Guru

Jika kurang tidur pada malam hari, maka proses pembersihan bisa terganggu. Ini akan membuat otak menghadapi tekanan yang lebih tinggi.

“Dengan kurang tidur, otak merasakan lebih banyak tekanan untuk membersihkan,” kata Winter.

Kemudian jika kebiasaan kurang tidur terjadi secara terus-menerus, maka akan semakin membebankan otak dan memicu gejala penyakit yang lebih parah. Racun akan kian menumpuk dan menyebabkan kabut otak (brain fog), gangguan memori, dan penurunan kognitif, hingga demensia.

MBG dalam Berita 2

“Kegagalan pembersihan yang efektif dianggap sebagai mekanisme yang mungkin untuk demensia hilir,” tambahnya.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk menjaga dan memprioritaskan waktu tidur yang cukup serta berkualitas demi otak yang sehat. Waktu tidur di malam hari dan waktu bangun di malam hari harus konsisten setiap hari, demi kesehatan fisik dan kognitif yang baik. (HFS/VOI)

Laporan : Hafith
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya