Bencana Sumatera

Ribuan Warga Mulai Alami Penurunan Kondisi Kesehatan, Pasca-Banjir dan Longsor Sumatera

Peristiwa Senin, 05 Januari 2026 - 22:06 WIB  |    Reporter : FSY   Redaktur : FA Syam  
Ribuan Warga Mulai Alami Penurunan Kondisi Kesehatan, Pasca-Banjir dan Longsor Sumatera

Akses terhadap pangan bernutrisi dan layanan medis menjadi kebutuhan mendesak untuk mencegah penurunan kondisi fisik para penyintas, terutama kelompok rentan (Foto Istimewa)

RSNEWSROOM – Mulai mengkhawatirkan. Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025 lalu meninggalkan dampak kesehatan yang mulai dirasakan warga. Akses terhadap pangan bernutrisi dan layanan medis menjadi kebutuhan mendesak untuk mencegah penurunan kondisi fisik para penyintas, terutama kelompok rentan.

Di Aceh Utara dan Aceh Tamiang, layanan medis darurat mencatat ratusan warga mulai mengeluhkan gangguan kesehatan. Koordinasi lapangan dari Yayasan Karya Alpha Omega (YKAO) mencatat setidaknya 986 warga di titik pengungsian telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis.

Urgensi Pemulihan Nutrisi Salah satu tantangan terbesar pascabencana adalah hilangnya akses terhadap asupan bergizi. Koordinator Lapangan Bencana Sumatera YKAO, dr. Carla, menyoroti kondisi ibu dan anak yang kehilangan akses pangan ideal.

Iklan PC dalam Pahlawan Guru

"Pemberian asupan nutrisi instan yang praktis dan bergizi sangat membantu menjaga daya tahan tubuh mereka di masa pemulihan," ujarnya.

Merespons kondisi ini, aksi kolaborasi lintas sektor dilakukan untuk mempercepat distribusi bantuan. PT Diamond Food Indonesia Tbk (Diamond Group) bersama PT SIG Combibloc Indonesia (SIG Group) menyalurkan puluhan ribu paket susu UHT dan kebutuhan dasar di lokasi terdampak.

Distribusi Logistik di Titik Terisolir Penyaluran bantuan difokuskan pada wilayah yang masih membutuhkan perhatian darurat, seperti Desa Rumoh Rayeuk, Geudumbak, hingga Pantai Tinjau. Selain nutrisi, perlengkapan tidur dan logistik dasar menjadi prioritas untuk mendukung sanitasi dan istirahat warga yang kehilangan tempat tinggal.

MBG dalam Berita 2

"Fokus kami adalah pada kecepatan penyaluran nutrisi untuk menjaga kondisi fisik para korban, terutama anak-anak, di tengah situasi darurat," ujar Melissa Huang, Direktur Strategic Sales & Manufacturing Development Diamond Group.

Senada dengan hal tersebut, Noer Wellington dari SIG Group Indonesia menegaskan bahwa kemitraan strategis dalam penyaluran logistik sangat krusial agar bantuan tepat sasaran dan cepat sampai ke tangan warga yang paling membutuhkan.

Aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat menjadi fondasi dalam membangun kembali harapan warga selama masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan total. (FSY/VOI)

Laporan : FSY
Redaktur : FA Syam





Berita Lainnya