Kesehatan Mental
Apa yang Diinginkan Pasien Jelang Kematian? Ini Kesaksian Dokter yang Sering Mendampingi
Fakta terungkap dari Dr. Kathryn Mannix, seorang dokter spesialis perawatan paliatif yang telah puluhan tahun mendampingi pasien di masa-masa terakhir hidup mereka. (Internet)
RSNEWSROOM - Menjelang akhir kehidupan, banyak orang mulai memikirkan hal-hal yang selama ini mungkin terabaikan. Bukan lagi tentang pencapaian besar atau keinginan materi, melainkan hal-hal sederhana yang justru memiliki makna paling dalam
Hal ini diungkap oleh Dr. Kathryn Mannix, seorang dokter spesialis perawatan paliatif yang telah puluhan tahun mendampingi pasien di masa-masa terakhir hidup mereka.
Dalam sebuah video yang dibagikan oleh Dr. Alex George, mantan peserta Love Island yang kini aktif membahas kesehatan mental, Dr. Mannix menjelaskan tiga hal utama yang paling sering diinginkan atau dipikirkan pasien menjelang ajal.
Temuannya bukan hanya menyentuh, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang apa yang benar-benar penting dalam hidup. Berikut 3 hal yang paling sering diinginkan pasien menjelang ajal, seperti dilansir dari laman Express.co.uk.
1. Ingin Memperbaiki Hubungan yang Rusak
Menurut Dr. Mannix, banyak pasien yang ingin memperbaiki hubungan yang sempat renggang, baik dengan keluarga, teman, maupun pasangan. Di saat-saat terakhir, permintaan maaf menjadi hal yang sangat berarti.
“Ketika seseorang menyadari hidupnya akan segera berakhir, mereka tidak lagi memikirkan hal-hal besar yang belum tercapai. Mereka lebih memikirkan hubungan yang perlu diperbaiki,” ujar Dr. Mannix.
2. Ingin Mengucapkan Terima Kasih
Hal kedua yang sering muncul adalah keinginan untuk menyampaikan rasa syukur. Pasien ingin berterima kasih kepada orang-orang yang telah hadir dan memberikan makna dalam hidup mereka.
“Mereka ingin mengungkapkan rasa terima kasih atas kasih sayang, dukungan, dan kebersamaan yang telah mereka rasakan selama hidup,” tambahnya.
3. Ingin Mengatakan “Aku Mencintaimu”
Di antara semua hal, ungkapan cinta menjadi hal yang paling sering terdengar di ruang perawatan rumah sakit. Dr. Mannix menyebutkan cinta adalah kata terakhir yang paling banyak diucapkan orang sebelum mereka pergi.
“Jika kita mendengarkan pesan terakhir para korban di menara kembar, semuanya berbicara tentang cinta. ‘Aku mencintaimu. Jangan lupakan aku.’ Begitu pula yang kami dengar dari pasien yaitu 'terima kasih, maaf, aku memaafkanmu, dan aku mencintaimu',” jelasnya.
Dr. Mannix juga menyoroti bagaimana manusia sering kali sulit membicarakan topik tentang kematian dan lebih sulit lagi untuk mengungkapkan cinta.
“Kita tidak terbiasa dengan kata-kata tentang kematian, tapi ternyata kita jauh lebih canggung untuk mengucapkan kata ‘cinta’,” katanya.
Sebagai penutup, Dr. Alex George memberikan pesan yang sederhana namun bermakna.
“Hubungi orang-orang yang kamu sayangi dan katakan bahwa kamu mencintai mereka. Jangan tunggu sampai terlambat.” ucapnya.
Pesan dari dua dokter ini menjadi pengingat bahwa pada akhirnya, hidup bukan tentang berapa banyak hal yang dimiliki, tetapi tentang siapa yang dicintai dan bagaimana kita mencintai mereka. (FSY/SP)






