Mulai Merebak di Beberapa Daerah

Ketua DPR RI Ingatkan Pemerintah Waspada, Kasus Influenza A Meningkat

Peristiwa Sabtu, 18 Oktober 2025 - 15:12 WIB  |    Reporter : FSY   Redaktur : FA Syam  
Ketua DPR RI Ingatkan Pemerintah Waspada, Kasus Influenza A Meningkat

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah menyebut lonjakan kasus influenza A, khususnya subtipe H3N2, mulai mendominasi kawasan Asia Tenggara. (Internet)

RSNEWSROOM – Karena mulai merebak di beberapa daerah. Ketua DPR Puan Maharani mengingatkan pemerintah memperkuat sistem kesehatan nasional di tengah lonjakan kasus influenza A. Kondisi ini jangan sampai tidak ditangani secara serius. 

“Lonjakan kasus Influenza A ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh lengah. Jika tidak ditangani serius, ini bisa membebani fasilitas kesehatan dan mengancam keselamatan masyarakat secara luas,” kata Puan dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu, 18 Oktober. 

Respons strategis juga harus disiapkan pemerintah. Apalagi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah menyebut lonjakan kasus influenza A, khususnya subtipe H3N2, mulai mendominasi kawasan Asia Tenggara.

Iklan PC dalam Pahlawan Guru

“Penguatan sistem kewaspadaan dini di seluruh fasilitas kesehatan mulai dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit menjadi keharusan. Kita harus memastikan deteksi dan respons cepat agar penanganan dilakukan secara efektif dan tepat sasaran,” tegas Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) tersebut.

Kemudian, edukasi tentang protokol kesehatan harus diberikan. Termasuk, Puan bilang, meminta kelompok rentan melakukan vaksin influenza. 

“Masyarakat harus terus diingatkan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, seperti memakai masker di tempat ramai, menjaga sirkulasi udara yang baik, serta melakukan vaksinasi influenza bila vaksin sudah tersedia,” ungkapnya.

MBG dalam Berita 2

Vaksin ini penting karena studi klinis menunjukkan influenza A menjadi penyebab dominan pasien dewasa dirawat karena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Waktunya juga lebih panjang yakni rata-rata 9 hingga 10 hari dibanding paparan virus lain.

Sebab, pasien dengan influenza A cenderung mengalami demam lebih lama, batuk berkepanjangan, dan komplikasi seperti pneumonia sekunder yang membuat masa rawat inap lebih panjang.

“Apalagi anak kecil dan lansia dilaporkan merupakan kelompok paling rentan terhadap infeksi berat akibat influenza A. Maka sistem kesehatan nasional harus diperkuat agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat saat terinfeksi penyakit,” tegasnya.

“Pemerintah bisa memperkuat dengan vaksinasi flu kepada kelompok berisiko tinggi, seperti anak-anak, lansia, dan yang memiliki penyakit bawaan,” sambung dia.

Penyebaran influenza A ini juga disebut Puan bisa jadi moment menguatkan sektor sistem kesehatan nasional.

“Sistem kesehatan kita harus siap menghadapi penyakit musiman seperti influenza yang sering dianggap ringan, tapi sebenarnya bisa berdampak serius jika diabaikan,” pungkasnya. (FSY/SP)

Laporan : FSY
Redaktur : FA Syam





Berita Lainnya