Kasus Serangan Anjing Liar
Sempat Dirawat Intensif di RSUD Arifin Achmad, 9 Korban Gigitan Anjing Rabies Sudah Sehat
Walikota Agung menegaskan pihaknya tidak hanya fokus pada pemulihan korban, tetapi juga pada langkah pencegahan agar kasus serupa tidak terulang. (Foto Istimewa)
RSNEWS - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho memastikan sembilan warga Kecamatan Tenayan Raya yang menjadi korban gigitan anjing rabies sudah pulih.
Seluruh korban sebelumnya sempat dirawat di IGD RSUD Arifin Achmad dan mendapat suntikan vaksin anti rabies.
“Alhamdulillah kondisi mereka sudah normal, bagus, dan terus kita lakukan pengecekan. Kita juga berikan suplai vitamin agar kesehatan mereka tetap terjaga,” ujar Agung, Jumat (12/9/2025).
Agung menegaskan Pemko Pekanbaru tidak hanya fokus pada pemulihan korban, tetapi juga pada langkah pencegahan agar kasus serupa tidak terulang.
Pemeriksaan kesehatan rutin tetap dilakukan, dan masyarakat diminta segera melapor jika menemukan hewan peliharaan atau liar yang menunjukkan gejala rabies.
“Pemantauan terus berjalan. Kita ingin memastikan tidak ada lagi warga yang menjadi korban serangan hewan pembawa rabies,” tukasnya.
Kasus ini terjadi pada Kamis (21/8/2025) lalu, ketika sembilan warga diserang anjing liar yang terinfeksi rabies. Mereka masing-masing berinisial WA (10), NBS (55), FUS (40), AD (11), MR (3), YL (38), BK (45), HY (49), dan AS (21).
Beberapa korban mengalami luka gigitan dan langsung mendapatkan penanganan medis darurat.
Beberapa pekan lalu, terjadi peristiwa pada warga sekitar Alam Mayang, Singgalang, dan Bukit Barisan, Kota Pekanbaru. Ada belasan warga yang digigit anjing peliharaan lepas.
Para korban di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau menjalani perawatan.
Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Arifin Achmad Riau, H. Widodo. Pihaknya menerima 9 pasien yang terkena gigitan anjing.
"Iya benar, ada 9 pasien masuk ke RSUD Arifin Achmad Riau karena tergigit anjing. Saat ini pasien menjalani perawatan," kata Widodo saat kejadian.
"Informasi yang kami terima, anjingnya sudah mati. Kemudian terkait rabies kami masih menunggu pemeriksaan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau," sebutnya. (FSY/SP)






