Edukasi Kesehatan Pria

Jangan Salah Sangka, Penelitian Ungkap Libido Pria Ternyata Meningkat di Usia 40-an

Konsultasi 18+ Senin, 26 Januari 2026 - 20:44 WIB  |    Reporter : FSY   Redaktur : FA Syam  
Jangan Salah Sangka, Penelitian Ungkap Libido Pria Ternyata Meningkat di Usia 40-an

Sementara itu, hasrat seksual perempuan cenderung mencapai puncaknya antara usia 20 hingga 30 dan menurun signifikan setelah usia 50, sejalan dengan penurunan hormon estrogen pasca-menopause. (Internet)

RSNEWSROOM -Selama ini banyak orang percaya bahwa hasrat seksual pria menurun setelah usia 40-an karena kadar hormon testosteron mulai menurun sekitar 1 persen per tahun setelah usia 30. Namun penelitian terbaru dari Universitas Tartu, Estonia menunjukkan fakta sebaliknya, yakni hasrat seksual pria justru meningkat hingga usia 40-an.

Penelitian yang menganalisis data lebih dari 67 ribu orang dewasa berusia 20 hingga 84 tahun ini menemukan libido pria terus naik hingga awal usia 40-an sebelum perlahan menurun.

“Hormon memang penting, tapi itu bukan satu-satunya faktor. Data kami menunjukkan bahwa hasrat seksual bertahan lebih lama daripada yang diprediksi hanya berdasarkan hormon, dan faktor sosial maupun hubungan memiliki pengaruh besar," jelas Toivo Aavik, profesor Universitas Tartu dan salah satu penulis studi tersebut, dikutip dari laman Euro News.

Iklan PC dalam Pahlawan Guru

Studi yang diterbitkan di jurnal Scientific Reports ini menekankan hasrat seksual manusia tidak hanya dipengaruhi oleh biologi, tetapi juga oleh faktor psikologis dan lingkungan.

"Hasrat seksual bukan sekadar hal kecil. Ini penting dalam bagaimana seseorang mengalami seks, membangun hubungan seksual, dan menilai kehidupan intimnya. Secara praktis, hal ini juga sangat penting bagi kesehatan hubungan dan tentu saja kesehatan secara keseluruhan," beber Aavik.

Penelitian ini juga menemukan profesi tertentu berkorelasi dengan tingkat hasrat seksual lebih tinggi, termasuk operator mesin, manajer senior, sopir, dan anggota militer. Sebaliknya, pekerja kantor dan mereka yang bekerja di bidang layanan pelanggan cenderung memiliki hasrat lebih rendah.

MBG dalam Berita 2

Selain itu, orientasi seksual juga berpengaruh. Orang biseksual melaporkan hasrat lebih tinggi, sedangkan mereka yang berada dalam hubungan bahagia dan stabil menunjukkan peningkatan yang lebih kecil.

Sementara itu, hasrat seksual perempuan cenderung mencapai puncaknya antara usia 20 hingga 30 dan menurun signifikan setelah usia 50, sejalan dengan penurunan hormon estrogen pasca-menopause. Namun faktor sosial seperti pengasuhan anak dan stigma juga memengaruhi hasrat seksual perempuan.

"Di banyak masyarakat, gairah seksual pria lebih terlihat dan sah untuk dilaporkan, sedangkan perempuan mungkin kurang melaporkan hasratnya karena norma internal, ketidakpastian, atau kekhawatiran akan stigma,” ujar Aavik.

Penelitian ini menegaskan bahwa hasrat seksual bersifat kompleks dan sangat dipengaruhi oleh faktor individu.

"Norma sosial, perbedaan pengukuran d an sifat hasrat seksual perempuan yang sering bersifat internal dan bergantung konteks menjelaskan mengapa rata-rata survei menunjukkan perbedaan antara laki-laki dan perempuan." jelas Aavik. (FSY/VOI)

Laporan : FSY
Redaktur : FA Syam





Berita Lainnya