Edukasi Seksual Pasutri

Waduh, Dokter Boyke Ungkap Wanita Juga Bisa Alami Kondisi Mirip Impoten

Konsultasi 18+ Jumat, 14 November 2025 - 22:43 WIB  |    Reporter : FSY   Redaktur : FA Syam  
Waduh, Dokter Boyke Ungkap Wanita Juga Bisa Alami Kondisi Mirip Impoten

dr. Boyke menyebut bahwa istilah impotensi hanya berlaku untuk pria, sedangkan pada wanita disebut frigidity. (Internet)

RSNEWSROOM – Satu lagi tema edukasi kesehatan yang mulai ramai dibincangkan. Selama ini, istilah impoten identik dengan pria yang mengalami masalah seksual. Namun ternyata, perempuan juga bisa mengalami kondisi serupa, hanya saja dengan sebutan berbeda.

Hal ini dijelaskan oleh dr Boyke Dian Nugraha, seorang seksolog terkenal di Indonesia yang dikenal dengan gaya penyampaian santai namun tetap informatif soal kesehatan reproduksi dan seksual.

Dalam penjelasannya, dr. Boyke menyebut bahwa istilah impotensi hanya berlaku untuk pria, sedangkan pada wanita disebut frigidity.

Iklan PC dalam Pahlawan Guru

“Apakah perempuan bisa impoten? Jadi perempuan itu, kita sebutnya bukan impoten, tetapi frigidity, dingin seperti kulkas,” ujar dr. Boyke dalam sebuah tayangan edukatif, dikutip dari media sosial.

Menurut dr. Boyke, frigidity menggambarkan kondisi di mana seorang wanita tidak merasakan rangsangan seksual sama sekali, meskipun sudah mendapat berbagai bentuk stimulus seperti sentuhan, ciuman, atau rangsangan fisik lainnya.

“Artinya dia dirangsang apa pun, dicium, disentuh, tidak merasa apa-apa. Kita sebutnya sebagai frigidity, itu pada wanita,” jelasnya.

MBG dalam Berita 2

Sementara pada pria, gangguan serupa disebut impotensi atau erectile dysfunction, yaitu ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan hubungan seksual.

Meski istilahnya berbeda, keduanya sama-sama termasuk gangguan fungsi seksual yang bisa memengaruhi keharmonisan hubungan suami istri.

dr. Boyke menjelaskan frigidity pada wanita bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari faktor psikologis, pengalaman trauma masa lalu, hubungan yang tidak harmonis dengan pasangan, hingga masalah hormonal atau kondisi medis tertentu.

“Kadang bukan karena tidak mau, tapi karena ada faktor psikis atau fisik yang membuat wanita tidak bisa menikmati atau merespons rangsangan seksual,” tuturnya.

Ia menekankan pentingnya memahami kondisi ini secara terbuka dan tidak menjadikannya bahan saling menyalahkan dalam hubungan.

dr. Boyke juga menyarankan agar pasangan tetap berkomunikasi dengan baik dan, jika diperlukan, berkonsultasi dengan tenaga profesional supaya masalah tersebut bisa diatasi dengan tepat.

"Hal paling penting jangan saling menuduh. Kalau ada masalah, komunikasikan, karena frigidity bisa diatasi kalau ditangani dengan benar." kata dr. Boyke. (FSY/VOI)

Laporan : FSY
Redaktur : FA Syam





Berita Lainnya