- Home
- Konsultasi 18+
- Gairah Seksual Menurun? Coba Rutin Konsumsi Jamur
Diteliti Bisa Tingkatkan Gairah
Gairah Seksual Menurun? Coba Rutin Konsumsi Jamur
Jamur yang dinilai bisa meningkatkan gairah seksual adalah jamur obat atau medicinal mushrooms. (Internet)
RSNEWSROOM - Jamur selama ini lebih dikenal sebagai bahan masakan. Namun siapa sangka jamur kini sedang naik daun sebagai salah satu tren untuk meningkatkan gairah seksual.
Hal pertama yang perlu diluruskan adalah ini bukan jamur psikedelik (magic mushroom) yang menimbulkan halusinasi. Jamur yang dinilai bisa meningkatkan gairah seksual adalah jamur obat atau medicinal mushrooms.
“Jamur obat adalah kelompok jamur dengan khasiat terapeutik kuat. Yang paling sering digunakan antara lain lion’s mane, cordyceps, reishi, chaga, dan turkey tail. Banyak dari jamur ini sudah digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok dan Ayurveda selama ribuan tahun,” jelas Clarissa Berry, ahli gizi dari DIRTEA, dikutip dari laman Women's Health.
Menurut Berry, jamur obat bekerja sebagai adaptogen yakni zat alami yang membantu tubuh mencapai kondisi seimbang.
“Mereka meningkatkan daya tahan tubuh terhadap stres dan memberikan banyak manfaat lain seperti mengatur mood, memperbaiki tidur, meningkatkan fokus, energi serta imunitas,” katanya.
Salah satu yang paling menarik perhatian adalah cordyceps, jamur yang sering disebut sebagai afrodisiak alami.
Cordyceps sudah digunakan ribuan tahun oleh masyarakat Tibet, Nepal, dan Tiongkok.
“Petani Tibet pertama kali melihat efek cordyceps ketika yak mereka yang memakan jamur ini menunjukkan tanda peningkatan energi dan vitalitas. Mereka kemudian mencoba merebusnya sebagai teh, dan hasilnya sangat berkhasiat,” kata Dr Naomi Newman-Beinart, ahli gizi dari Link Nutrition.
Sejumlah penelitian juga mulai mendukung klaim tersebut.
"Salah satu studi di China menunjukkan adanya peningkatan libido wanita hingga 86% setelah mengonsumsi cordyceps,” jelas Berry.
Penelitian lain juga menemukan adanya peningkatan kadar testosteron serta fungsi seksual pada pria. Walau hasil awalnya menjanjikan, para pakar tetap mengingatkan agar tidak terburu-buru.
“Saat ini belum ada bukti kuat cordyceps bisa membantu mengatasi disfungsi seksual atau masalah kesuburan,” kata Giulia Guerrini, apoteker di Medino.
“Beberapa penelitian pada hewan memang menunjukkan pengaruh terhadap produksi hormon, tetapi penelitian pada manusia masih terlalu kecil dan belum konsisten," lanjutnya.
Jamur obat umumnya dijual dalam bentuk bubuk yang bisa dicampur ke dalam air hangat, kopi, atau smoothie. Produk berkualitas biasanya melalui proses dual extraction agar kandungan aktifnya tetap terjaga.
“Cara paling efektif mendapatkan manfaat jamur adalah dengan mengonsumsinya langsung." ujar Dr Newman-Beinart.
Kabar baiknya, cordyceps tidak diketahui memiliki efek samping serius, kecuali bagi mereka yang memang alergi terhadap jamur. (FSY/VOI)









