Tips Kesehatan dengan Makan Buah

Akan Mengejutkan, Setelah 30 Hari Rutin Makan Satu Buah Alpukat Sehari

Info Sehat Senin, 05 Januari 2026 - 22:03 WIB  |    Reporter : Muthia NA   Redaktur : Fithriady Syam  
Akan Mengejutkan, Setelah 30 Hari Rutin Makan Satu Buah Alpukat Sehari

Alpukat sering disebut sebagai superfood, karena kandungan gizinya yang lengkap. Meski tergolong buah, alpukat justru kaya lemak sehat dan rendah gula. (Internet)

RSNEWSROOM – Ini perlu dipraktekan. Alpukat sering disebut sebagai superfood, karena kandungan gizinya yang lengkap. Meski tergolong buah, alpukat justru kaya lemak sehat dan rendah gula. Tak heran jika buah ini semakin sering masuk dalam menu harian, mulai dari sarapan hingga camilan sehat.

Beberapa penelitian menunjukkan mengonsumsi satu alpukat setiap hari selama 30 hari dapat memberikan perubahan nyata pada tubuh.

Perubahannya memang tidak selalu langsung terasa, tetapi bisa diukur dari berbagai indikator kesehatan. Berikut 3 hal yang berpotensi terjadi jika Anda rutin makan satu alpukat setiap hari selama sebulan, seperti dilansir Times of India.

Iklan PC dalam Pahlawan Guru

1. Kadar Kolesterol Bisa Menurun

Salah satu manfaat alpukat yang paling banyak diteliti adalah pengaruhnya terhadap kesehatan jantung. Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal, terutama asam oleat, yang dikenal baik untuk menjaga keseimbangan kolesterol.

Dalam beberapa studi, konsumsi satu alpukat per hari terbukti dapat menurunkan kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL), terutama jika alpukat digunakan untuk menggantikan sumber lemak jenuh seperti mentega atau daging olahan.

MBG dalam Berita 2

"Perubahan pertama biasanya terjadi pada penanda darah. Kolesterol membaik bahkan sebelum tubuh benar-benar merasakan dampaknya," kata Edson Brandao, influencer kesehatan sekaligus pelatih gym pribadi asal Brasil.

Artinya meski tubuh terasa biasa saja, jantung dan pembuluh darah sebenarnya sudah mulai mendapat manfaat.

2. Tubuh Lebih Kenyang dan Pola Makan Lebih Terkontrol

Alpukat mengandung kombinasi serat dan lemak sehat yang membuat proses pencernaan berjalan lebih lambat. Efeknya, rasa kenyang bisa bertahan lebih lama setelah makan.

Penelitian menunjukkan menambahkan alpukat ke dalam menu makan dapat membantu mengurangi keinginan ngemil berlebihan. Hal ini membuat asupan kalori harian lebih terkontrol tanpa harus merasa lapar terus-menerus.

"Alpukat bekerja paling efektif ketika menggantikan pilihan makanan yang kurang sehat, bukan sekadar ditambahkan ke pola makan yang sudah berlebihan," beber Brandao.

Dengan kata lain, alpukat bisa membantu mengatur pola makan jika digunakan secara bijak.

3. Penyerapan Nutrisi Jadi Lebih Optimal

Manfaat lain yang sering luput diperhatikan adalah kemampuan alpukat dalam membantu penyerapan nutrisi. Lemak alami dalam alpukat membantu tubuh menyerap vitamin dan senyawa penting yang larut dalam lemak, seperti karotenoid dari sayuran.

Saat alpukat dikonsumsi bersama sayuran hijau atau wortel, kadar antioksidan seperti lutein dalam darah meningkat lebih tinggi dibandingkan makan sayur tanpa alpukat. Zat ini penting untuk kesehatan mata dan otak.

"Alpukat bukan hanya memberi nutrisi, tapi juga membantu tubuh memanfaatkan nutrisi dari makanan lain dengan lebih baik." imbuh Brandao.  (FSY/VOI)

Laporan : Muthia NA
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya