- Home
- Info Sehat
- Tidur Siang Bisa Menambah Berat Badan? Jangan Risau Ini Penjelasannya
Tips Kesehatan
Tidur Siang Bisa Menambah Berat Badan? Jangan Risau Ini Penjelasannya
Para peneliti menekankan bahwa durasi tidur siang sangat menentukan dampaknya. Tidur siang singkat dianggap lebih aman bagi kesehatan metabolik. Bahkan, dalam beberapa kasus, tidur siang singkat memberikan manfaat tambahan. (Internet)
RSNEWSROOM – Kebiasaan tidur siang kadang menimbulkan tanya tanya. Apakah tidur siang bisa menambah berat badan menjadi pertanyaan banyak orang, terutama mereka yang terbiasa beristirahat di siang hari. Tidur siang kerap dianggap sebagai kebiasaan sehat untuk mengembalikan energi dan meningkatkan konsentrasi.
Namun, muncul kekhawatiran bahwa kebiasaan ini justru berdampak pada kenaikan berat badan. Apakah benar demikian? Dilansir dari Medical News Today, berikut penjelasannya.
Apakah Tidur Siang Menambah Berat Badan?
Tidur siang menjadi bagian dari budaya di banyak negara, terutama di kawasan Mediterania. Di wilayah ini, tidur siang yang dikenal sebagai siesta dianggap sebagai cara alami untuk memulihkan stamina. Namun, kebiasaan ini mulai diteliti lebih jauh dampaknya terhadap kesehatan.
Para peneliti menemukan bahwa durasi tidur siang memainkan peran penting. Tidur siang lebih dari 30 menit disebut berpotensi memengaruhi metabolisme tubuh. Inilah yang memunculkan dugaan kaitan antara tidur siang dan peningkatan berat badan.
Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Obesity menyoroti hal ini. Penelitian tersebut dilakukan oleh tim dari Brigham and Women’s Hospital di Boston. Fokus utamanya adalah hubungan antara durasi tidur siang dan risiko obesitas.
Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis lebih dari 3.000 orang dewasa dari populasi Mediterania. Populasi ini dipilih karena tidur siang merupakan kebiasaan umum dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menilai hubungan siesta dengan obesitas dan sindrom metabolik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur siang selama 30 menit atau lebih cenderung memiliki indeks massa tubuh yang lebih tinggi, tekanan darah yang lebih tinggi, dan kondisi lain yang terkait dengan penyakit jantung dan diabetes dibandingkan dengan orang yang tidak tidur siang.
Sebaliknya, tidur siang singkat memberikan hasil yang berbeda. Tidur siang singkat justru dikaitkan dengan tekanan darah sistolik yang lebih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua tidur siang berdampak negatif.
Para peneliti menekankan bahwa durasi tidur siang sangat menentukan dampaknya. Tidur siang singkat dianggap lebih aman bagi kesehatan metabolik. Bahkan, dalam beberapa kasus, tidur siang singkat memberikan manfaat tambahan.
Marta Garaulet, penulis senior studi, megatakan bahwa tidak semua tidur siang itu sama. “Lamanya tidur, posisi tidur, dan faktor lain dapat memengaruhi dampak kesehatan dari tidur siang,” kata Garaulet.
Jadi, apakah tidur siang bisa menambah berat badan jawabannya bergantung pada durasinya. Tidur siang lebih dari 30 menit cenderung berkaitan dengan indeks massa tubuh yang lebih tinggi dan risiko gangguan metabolik.
Sebaliknya, tidur siang singkat dapat memberikan manfaat tanpa meningkatkan risiko obesitas, asalkan diimbangi dengan pola hidup sehat dan tidur malam yang cukup. (FSY/VOI)






