Waspada Sakit yang Menganggu

Kepala Bagian Belakang Sering Sakit yang Mengganggu, Kenali 8 Penyebabnya

Info Sehat Selasa, 16 Desember 2025 - 22:33 WIB  |    Reporter : FSY   Redaktur : FA Syam  
Kepala Bagian Belakang Sering Sakit yang Mengganggu, Kenali 8 Penyebabnya

Banyak orang menganggap keluhan ini sebagai akibat kelelahan biasa, padahal ada beragam faktor yang bisa menjadi pemicunya. (Internet)

RSNEWSROOM – Ini sering dialami dalam kegiatan sehari-hari. Sakit kepala belakang sering terasa mengganggu karena nyerinya muncul di area yang dekat dengan leher dan tulang belakang. Banyak orang menganggap keluhan ini sebagai akibat kelelahan biasa, padahal ada beragam faktor yang bisa menjadi pemicunya.

Dengan memahami penyebab sakit kepala belakang, Anda dapat lebih mudah menentukan langkah penanganan yang tepat sekaligus mencegah nyeri datang kembali.

1. Ketegangan otot leher dan bahu

Iklan PC dalam Pahlawan Guru

Salah satu penyebab sakit kepala belakang yang paling sering terjadi adalah ketegangan pada otot leher dan bahu. Kondisi ini umum dialami oleh Anda yang terlalu lama duduk, bekerja di depan layar komputer, atau jarang mengubah posisi tubuh. Otot yang kaku dapat menekan saraf di sekitar leher sehingga menimbulkan nyeri yang menjalar ke bagian belakang kepala.

2. Tension headache

Tension headache atau sakit kepala tegang biasanya menimbulkan rasa seperti kepala ditekan atau diikat. Nyeri ini kerap terasa di belakang kepala dan muncul saat Anda sedang stres, kurang tidur, atau kelelahan secara mental. Meski tidak selalu parah, sakit kepala jenis ini bisa berlangsung cukup lama dan mengganggu aktivitas.

MBG dalam Berita 2

3. Neuralgia oksipital

Neuralgia oksipital terjadi ketika saraf oksipital yang membentang dari leher ke kulit kepala mengalami iritasi. Mengutip Healthline, Selasa, 16 Desember, sakit kepala belakang akibat kondisi ini sering terasa tajam, menusuk, atau seperti sengatan listrik. Rasa nyeri biasanya bermula dari pangkal leher lalu menyebar ke atas kepala.

4. Postur tubuh yang buruk

Kebiasaan menunduk saat menggunakan ponsel atau membungkuk ketika bekerja dapat memicu sakit kepala belakang. Postur tubuh yang tidak sejajar membuat leher dan bahu bekerja lebih keras, sehingga lama-kelamaan menimbulkan ketegangan dan rasa nyeri di bagian belakang kepala.

5. Sakit kepala servikogenik

Sakit kepala servikogenik berasal dari gangguan pada struktur leher, seperti sendi, otot, atau tulang belakang bagian atas. Nyeri umumnya dimulai dari leher kemudian menyebar ke belakang kepala. Pada beberapa orang, menggerakkan leher dapat membuat rasa sakit semakin terasa.

6. Migrain

Meski sering dikenal sebagai nyeri di satu sisi kepala, migrain juga bisa menyebabkan sakit kepala belakang. Jenis nyeri ini biasanya disertai gejala lain seperti mual, sensitif terhadap cahaya, atau suara. Intensitasnya bisa cukup kuat dan berlangsung berjam-jam hingga berhari-hari.

7. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah yang meningkat tajam dapat memicu sakit kepala belakang dengan sensasi berat atau berdenyut. Walaupun tidak selalu disertai gejala lain, kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan karena dapat menjadi tanda tekanan darah Anda sedang tidak terkontrol.

8. Posisi tidur yang kurang tepat

Posisi tidur yang membuat leher tertekuk atau penggunaan bantal yang tidak sesuai juga dapat menjadi penyebab sakit kepala belakang. Saat leher tidak mendapat penopang yang baik sepanjang malam, otot bisa menegang dan memicu nyeri saat Anda bangun tidur.

Sakit kepala belakang dapat dipicu oleh berbagai hal, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi kesehatan tertentu. Dengan mengenali penyebab sakit kepala belakang, Anda dapat melakukan langkah pencegahan yang lebih tepat, seperti memperbaiki postur, mengelola stres, dan menjaga pola istirahat.

Jika nyeri sering kambuh, semakin berat, atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. (FSY/VOI)

Laporan : FSY
Redaktur : FA Syam





Berita Lainnya