Gejala Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

Usia di Atas 45 Tahun Sering Stres dan Migrain, Ini Cara Cerdas Mengelolanya

Info Sehat Sabtu, 13 Desember 2025 - 20:20 WIB  |    Reporter : FSY   Redaktur : FA Syam  
Usia di Atas 45 Tahun Sering Stres dan Migrain, Ini Cara Cerdas Mengelolanya

Mengelola stres secara efektif merupakan kunci penting untuk meredakan serangan migrain. (Internet)

RSNEWSROOM – Semakin usia bertambah, banyak pula prblematika kesehatan. Memasuki usia 45 tahun ke atas sering kali membawa dinamika baru dalam hidup seorang wanita antara tuntutan pekerjaan, keluarga, dan perubahan tubuh yang tak terhindarkan. Salah satu tantangan kesehatan yang kerap muncul di fase ini adalah migrain yang dipicu oleh stres, suatu kombinasi yang dapat mengganggu kualitas hidup dan aktivitas harian. 

Studi dan panduan dari WebMD, dilansir Jumat, 12 Desember, menekankan bahwa mengelola stres secara efektif merupakan kunci penting untuk meredakan serangan migrain. Dan menjaga keseimbangan hidup yang lebih baik bagi wanita yang mulai menapaki tahap kehidupan ini. 

Pertama-tama, penting untuk memahami bahwa stres adalah salah satu trigger utama yang dapat memperburuk frekuensi dan intensitas migrain. Mengidentifikasi apa yang menyebabkan stres dalam rutinitas harian baik tekanan pekerjaan, peran sosial, atau tuntutan keluarga adalah langkah awal yang perlu dilakukan. Perubahan gaya hidup sederhana, seperti menata ulang jadwal harian untuk memberi ruang istirahat dan refleksi. Dapat membawa dampak yang signifikan terhadap pengurangan stres dan gejala migrain. 

Iklan PC dalam Pahlawan Guru

Teknik relaksasi menjadi sekutu utama dalam menjaga ketenangan pikiran. Latihan pernapasan dalam, meditasi singkat, atau cukup duduk di tempat yang tenang sambil menutup mata selama beberapa menit dapat membantu merilekskan saraf tegang. WebMD juga menyarankan kombinasi teknik relaksasi ini dengan rutinitas perawatan diri seperti mandi air hangat atau kompres hangat yang dapat melepaskan ketegangan otot leher dan kepala yang sering menyertai migrain. 

Selain itu, strategi gaya hidup lain yang dapat memberikan manfaat nyata adalah menjaga pola tidur yang konsisten. Melakukan aktivitas fisik ringan secara teratur, serta memperhatikan asupan nutrisi yang seimbang.

Kebiasaan tidur yang teratur membantu sistem saraf pulih dari tekanan harian, sementara olahraga ringan dan diet sehat membantu menstabilkan suasana hati serta respons insulin tubuh yang dapat mempengaruhi tingkat stres. Memperhatikan kebutuhan cairan tubuh juga sangat penting, karena dehidrasi sering kali menjadi faktor pemicu tambahan migrain. 

MBG dalam Berita 2

Mengelola stres bukan berarti menghindarinya sepenuhnya, tetapi lebih kepada menemukan cara-cara sehat untuk meresponsnya. Konseling, berbicara dengan sahabat atau anggota keluarga yang dapat dipercaya. Serta mengatur prioritas hidup dengan bijak adalah contoh langkah yang dapat mengurangi beban mental yang berkontribusi pada migrain.

Pendekatan holistik seperti ini yang memadukan teknik relaksasi, perbaikan gaya hidup, serta kesadaran terhadap kebutuhan diri sendiri dapat menjadi fondasi bagi wanita 45an untuk menikmati hidup dengan lebih tenang dan penuh kontrol atas kesehatannya. (FSY/VOI)

Laporan : FSY
Redaktur : FA Syam





Berita Lainnya