Waspada Konsumsi Vitamin

Gigi Dapat Rusak Akibat Minum Vitamin C Berlebihan, Ini Kata Ahli

Info Sehat Rabu, 10 Desember 2025 - 23:54 WIB  |    Reporter : FSY   Redaktur : FA Syam  
Gigi Dapat Rusak Akibat Minum Vitamin C Berlebihan, Ini Kata Ahli

Konsumsi vitamin C melalui suplemen sebenarnya tidak selalu dibutuhkan atau memberikan manfaat tambahan. Para ahli juga sudah memberi batas aman konsumsi vitamin C pada orang dewasa setiap harinya adalah 2 ribu miligram. (Foto Istimewa)

RSNEWSROOM - Vitamin C merupakan asupan yang penting untuk tubuh, karena berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh, mencerahkan kulit, hingga menangkal radikal bebas. Untuk memenuhi asupannya dapat dengan konsumsi makanan mengandung vitamin C tinggi dan mengonsumsi suplemen.

Namun, dalam mengonsumsi suplemen vitamin C harus sangat diperhatikan dosisnya. Konsumsinya tidak boleh berlebihan, karena malah dapat menyebabkan gangguan kesehatan, salah satunya gigi.

Dikutip dari Verywell Health, pada Senin, 8 Desember 2025, bentuk suplemen kuah atau gummy mengandung keasaman yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, maka dapat membuat enamel gigi terkikis, yang menyebabkan gigi lebih sensitif dan rentan berlubang.

Iklan PC dalam Pahlawan Guru

“Erosi gigi disebabkan oleh larutan asam yang bersentuhan dengan gigi,” kata ahli bedah gigi, Dr. Adam Thorne.

“Karena pH kritis enamel gigi adalah 5,5, larutan apa pun dengan nilai pH yang lebih rendah dapat menyebabkan erosi, terutama dalam jangka waktu yang lama atau jika dikonsumsi secara teratur,” tambahnya.

Untuk sebagian besar orang, kebutuhan vitamin C harian yakni sekitar 75-90 mg. Jumlah ini sudah bisa terpenuhi dengan mengonsumsi buah dan sayuran yang mengandung vitamin C tinggi.

MBG dalam Berita 2

Dengan demikian, mengonsumsi vitamin C melalui suplemen sebenarnya tidak selalu dibutuhkan atau memberikan manfaat tambahan. Para ahli juga sudah memberi batas aman konsumsi vitamin C pada orang dewasa setiap harinya adalah 2 ribu miligram.

Angka tersebut bukan target konsumsi vitamin C yang harus dipenuhi, tetapi batas maksimal agar tidak konsumsi secara berlebihan yang dapat menimbulkan efek samping merugikan. (MNA/VOI)

Laporan : FSY
Redaktur : FA Syam





Berita Lainnya