- Home
- Info Sehat
- Sarapan Bisa Sebabkan Berat Badan Naik Setelah 40 Tahun, Ini 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan
Kebiasaan Konsumsi Makanan
Sarapan Bisa Sebabkan Berat Badan Naik Setelah 40 Tahun, Ini 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan
Kesalahan soal sarapan sering dilakukan setelah usia 40 tahun. Hal ini tanpa disadari dapat menyebabkan kenaikan berat badan secara perlahan. (Internet)
RSNEWROOM – Ini dialami setiap orang. Apakah kebiasaan sarapan membuat Anda susah menurunkan berat badan? Ahli gizi Sarah Garone, NDTR, CNC, tentang kesalahan yang sering dilakukan setelah usia 40 tahun. Hal ini tanpa disadari dapat menyebabkan kenaikan berat badan secara perlahan.
"Seiring bertambahnya usia, metabolisme kita cenderung melambat. Jadi jangan heran kalau setelah usia 40, sarapan tinggi kalori bisa lebih mudah membuat berat badan naik," jelas Garone, seperti dilansir dari laman Eat This, Not That!
Berikut 5 kesalahan saat sarapan yang mungkin merusak usaha menjaga berat badan dan kesehatan Anda.
1. Tidak Memperhatikan Porsi
Menurut Garone, banyak orang lupa menyesuaikan porsi makan seiring bertambahnya usia.
"Seperti halnya waktu makan lainnya, kontrol porsi sangat penting saat sarapan," katanya.
"Gunakan takaran saji sebagai panduan. Daripada menakar dengan perkiraan mata, cobalah menggunakan gelas ukur atau alat lain agar porsinya lebih tepat," lanjutnya.
2. Terlalu Banyak Gula Tambahan
Sarapan sering menjadi waktu makan paling penuh gula, mulai dari pastry manis, sereal, hingga makanan kemasan lain. Garone menyebut gula sederhana seperti ini tidak membuat kenyang lama.
"Tubuh mencernanya dengan cepat sehingga energi naik, tapi tak lama setelah itu Anda bisa merasa lapar kembali. Untuk sarapan yang mengenyangkan sampai siang, ganti makanan tinggi gula dengan yang lebih kaya serat dan protein," jelasnya.
3. Kurang Asupan Protein
Meskipun tren protein saat ini dianggap berlebihan, Garone menegaskan bahwa protein tetap penting karena membuat kenyang lebih lama.
"Tidak semua orang membutuhkan banyak protein di pagi hari, tetapi sarapan dengan kadar protein lebih tinggi dapat membantu menekan keinginan mengemil," jelasnya.
"Cobalah memasukkan sumber protein seperti selai kacang, telur, kacang-kacangan, atau sosis ayam ke menu sarapan Anda," tambahnya.
4. Kurang Serat
Serat adalah nutrisi yang sangat baik untuk menjaga rasa kenyang dan mencegah berat badan naik tanpa disadari. Garone mengatakan menambah asupan serat di pagi hari bisa memberikan efek positif sepanjang hari.
"Beberapa penelitian menunjukkan orang yang sarapannya tinggi serat cenderung makan malam yang lebih bergizi. Pilihan seperti sereal gandum halus atau pastry tidak cukup serat, jadi sebaiknya pilih oatmeal, omelet sayuran, atau burrito sarapan dengan kacang," tuturnya.
5. Melewatkan Sarapan
Walaupun penurunan berat badan pada akhirnya bergantung pada keseimbangan kalori masuk dan keluar, Garone mengatakan bahwa melewatkan sarapan bukanlah cara yang baik untuk menurunkan angka di timbangan.
"Menurut penelitian tahun 2025, tidak sarapan dapat mengganggu metabolisme, memengaruhi kesehatan mikrobioma usus, dan meningkatkan risiko obesitas," jelasnya.
"Jadi tetaplah makan di pagi hari! Pastikan saja porsinya pas dan sertakan sumber serat, protein, serta lemak sehat," tambahnya. (FSY/VOI)









