Tips Makanan Sehat

Jaga Kesehatan Pencernaan dan Sendi, Terbukti Ilmiah Manfaat Kaldu Tulang

Info Sehat Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:55 WIB  |    Reporter : FSY   Redaktur : FA Syam  
Jaga Kesehatan Pencernaan dan Sendi, Terbukti Ilmiah Manfaat Kaldu Tulang

Kaldu tulang sudah dikonsumsi secara tradisional selama berabad-abad dan kini kembali populer karena diklaim memiliki manfaat kesehatan. (Internet)

RSNEWSROOM - Kaldu tulang bukan sekadar kuah rebusan biasa. Minuman ini sudah dikonsumsi secara tradisional selama berabad-abad dan kini kembali populer karena diklaim memiliki manfaat kesehatan.

Dengan merebus tulang hewan dan jaringan ikat dalam waktu lama misalnya 12–24 jam, kolagen dan gelatin larut ke dalam kuah bersama berbagai mineral penting. Hal ini membuat kaldu tulang bermanfaat bagi kesehatan, ini daftar dan penjelasannya.

1. Sumber nutrisi alami yang lengkap

Iklan PC dalam Pahlawan Guru

Kaldu tulang mengandung mineral seperti kalsium, magnesium, fosfor, dan kalium yang penting untuk kesehatan tulang dan fungsi tubuh lainnya. Melansir Harvard Health, Selasa, 28 Oktober, jaringan ikat di tulang menghasilkan kolagen yang berubah menjadi gelatin saat direbus, menghasilkan asam amino esensial bagi tubuh Anda. Dilansir Healthline, meskipun banyak mineral tersebut hanya terdapat dalam jumlah kecil, kombinasi nutrisi ini tetap memberikan nilai tambah.

2. Mendukung kesehatan pencernaan

Gelatin yang terkandung dalam kaldu tulang dapat membantu melapisi dinding usus, yang berpotensi mendukung fungsi saluran pencernaan dan memperkuat integritas penghalang usus atau intestinal barrier. Sebuah kajian terbaru juga menunjukkan bahwa kaldu tulang dapat meningkatkan fungsi penghalang usus dan menyerap nutrisi lebih baik, serta mengurangi peradangan pada kondisi penyakit radang usus.

MBG dalam Berita 2

3. Mendukung sendi dan jaringan tubuh

Kolagen yang dihasilkan dari tulang dan jaringan ikat berubah menjadi gelatin yang mengandung asam amino seperti prolin dan glisin. Asam amino ini diperlukan tubuh untuk membentuk jaringan ikat seperti tendon, ligamen, dan tulang rawan.

Beberapa studi dilansir Medical News Today, mereview suplemen kolagen atau gelatin menunjukkan potensi memperbaiki kondisi sendi dan mengurangi gejala osteoartritis, seperti nyeri dan kekakuan. Namun perlu diingat bahwa dalam kaldu tulang, dosis asam amino ini biasanya lebih rendah dibanding suplemen terapeutik yang digunakan di penelitian.

4. Memiliki sifat antiinflamasi

Asam amino seperti glisin dan arginin dalam kaldu tulang telah diteliti memiliki efek antiinflamasi. Misalnya, studi pada hewan menunjukkan bahwa arginin oral dapat memperbaiki peradangan pada saluran pernapasan. Namun, pada manusia, meta-analisis menunjukkan bahwa suplementasi arginin belum konsisten dalam mengurangi marker inflamasi seperti CRP atau TNF-α. Karena itu, manfaat antiinflamasi dari kaldu tulang masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

5. Membantu menjaga berat badan

Kaldu tulang relatif rendah kalori tetapi mengandung protein dan gelatin yang cukup mengenyangkan. Hal ini bisa membantu Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga mengurangi keinginan ngemil atau makan berlebihan. Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi sup atau makanan berkuah dapat mendukung kontrol porsi dan kesehatan berat badan. Namun efeknya mungkin tidak sekuat suplemen protein atau kolagen dosis tinggi karena variabilitas kandungan dalam setiap batch kaldu tulang.

6. Meningkatkan kualitas tidur

Salah satu asam amino yang terkandung dalam kaldu tulang adalah glisin. Penelitian menunjukkan bahwa pemberian glisin, misalnya sekitar 3 gram sebelum tidur, dapat mempercepat tidur, meningkatkan kualitas tidur, serta mengurangi rasa kantuk di siang hari.

Dalam satu sajian kaldu tulang, kandungan glisin dapat berkisar antara sekitar 0,5 sampai 1,7 gram, sehingga untuk mendekati dosis dalam penelitian mungkin diperlukan 2-6 cangkir kaldu sebelum tidur. Konsumsi kaldu tulang hangat sebelum tidur bisa menjadi alternatif alami yang menenangkan tubuh Anda menjelang istirahat malam.

7. Mudah dibuat dan serbaguna

Anda dapat membuat kaldu tulang sendiri di rumah dengan merebus tulang. Seperti  tulang sapi, ayam, atau ikan bersama air, cuka apel, sayuran, dan rempah-rempah selama minimal 12 hingga 24 jam agar nutrisi larut maksimal. Waktu perebusan yang lama membantu menarik nutrisi seperti kolagen, gelatin, dan mineral dari tulang ke dalam kaldu, membuat tekstur lebih kental dan rasa lebih dalam. Setelah disaring, Anda dapat menyimpan kaldu di lemari es selama beberapa hari atau membekukannya untuk penggunaan jangka panjang.

Secara keseluruhan, meskipun penelitian khusus tentang kaldu tulang masih terbatas, literatur ilmiah dan review awal menunjukkan bahwa kandungannya seperti kolagen, gelatin, glutamin, glisin dan mineral dapat mendukung saluran pencernaan, sendi dan jaringan ikat, kualitas tidur, hingga manajemen berat badan. Manfaat ini menjadikannya pilihan menarik sebagai tambahan dalam pola makan Anda, terutama jika dikonsumsi secara rutin dan dengan bahan yang berkualitas. (FSY/VOI)

Laporan : FSY
Redaktur : FA Syam





Berita Lainnya