- Home
- Info Sehat
- Rambut Memutih dan Beruban, Isyarat Tubuh Alami Gangguan Kesehatan
Ciri Fisik Gangguan Kesehatan
Rambut Memutih dan Beruban, Isyarat Tubuh Alami Gangguan Kesehatan
Setiap satu sentimeter rambut menyimpan data biologis selama sekitar satu bulan. Artinya dengan menganalisis rambut, para dokter dapat mendeteksi jejak obat, racun logam berat, tingkat stres kronis, hingga kepatuhan seseorang dalam mengonsumsi obat. (Internet)
RSNEWSROOM – Ini perlu diwaspadai. Selain untuk menunjang penampilan, rambut ternyata menyimpan banyak informasi terkait kondisi tubuh manusia. Para ahli bahkan menyebut rambut sebagai ‘arsip biologis alami’, yang dapat mencerminkan status kesehatan seseorang.
Setiap satu sentimeter rambut menyimpan data biologis selama sekitar satu bulan. Artinya dengan menganalisis rambut, para dokter dapat mendeteksi jejak obat, racun logam berat, tingkat stres kronis, hingga kepatuhan seseorang dalam mengonsumsi obat.
“Folikel rambut bekerja seperti ginjal mini. Ia menyerap berbagai senyawa dari tubuh, termasuk zat beracun, lalu menyimpannya di batang rambut,” kata ahli dermatologi, Dr. Rafl Paus, dikutip dari New York Times, Senin, 27 Oktober 2025.
Oleh karena itu, rambut sering digunakan dalam pemeriksaan forensik maupun penelitian kesehatan, untuk mengetahui paparan zat tertentu dalam jangka panjang. Dengan demikian, kondisi rambut harus sangat diperhatikan karena bisa menjadi tanda terjadi gangguan kesehatan serius, seperti di bawah ini.
1. Rambut rontok parah
Rambut yang rontok parah lebih dari 100 helai per hari bisa menjadi tanda tubuh mengalami tekanan fisik atau emosional. Beberapa penyebab umumnya adalah kekurangan zat besi, protein, atau vitamin B kompleks, gangguan tiroid, stres berat, penurunan berat badan ekstrem, hingga efek pasca melahirkan.
Kondisi ini dikenal sebagai telogen effluvium, di mana folikel rambut masuk dalam fase istirahat lebih cepat. Rambut bisa tumbuh kembali dalam 3 sampai 6 bulan setelah penyebab teratasi dengan baik.
“Kerontokan rambut sering kali bukan sekadar masalah kosmetik. Itu bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang kewalahan dan perlu diperhatikan,” kata pakar genetika molekuler, dr. Angela Christiano.
2. Rambut kering, rapuh, dan mudah patah
Kondisi rambut ini bisa menandakan kekurangan nutrisi penting, seperti asam lemak esensial, zinc, dan vitamin D. Selain itu, penyakit autoium seperti lupus atau gangguan hormon tiroid juga dapat mengubah tekstur rambut.
3. Kemunculan uban lebih cepat
Meski bisa terjadi karena faktor genetik, uban yang muncul terlalu dini juga bisa menandakan stres oksidatif tinggi dalam tubuh. Beberapa studi mengungkap stres kronis dapat merusak sel penghasil pigmen (melanosit) di folikel rambut, sehingga warna rambut memudar dengan lebih cepat. (FSY/VOI)






