Hasil Riset

Teh Hitam Turunkan Kolesterol Secara Drastis? Kata Peneliti Begitu

Info Sehat Selasa, 21 Oktober 2025 - 20:38 WIB  |    Reporter : FSY   Redaktur : FA Syam  
Teh Hitam Turunkan Kolesterol Secara Drastis? Kata Peneliti Begitu

Teh hitam disebut memiliki manfaat khusus dalam menurunkan tekanan darah, terutama pada orang dengan kadar homosistein yang tinggi, salah satu faktor risiko penyakit jantung. (Internet)

RSNEWROOM – Minum teh memang mengasyikan. Tak ada yang lebih nikmat dari segelas teh hangat di pagi hari. Kini sains membuktikan kebiasaan sederhana ini juga bisa membawa manfaat besar bagi kesehatan jantung.

Sebuah penelitian terbaru menemukan minum teh secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah, memperbaiki kadar kolesterol, serta menurunkan risiko serangan jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.

"Manfaat teh bagi kesehatan jantung sudah diketahui sejak lama, dan penelitian ilmiah terbaru semakin memperkuat bukti betapa baiknya teh untuk jantung," ujar Dr. Tim Bond, seorang peneliti teh dari Tea Advisory Panel, dikutip dari laman Mirror.co.uk.

Iklan PC dalam Pahlawan Guru

Ia menjelaskan hasil riset yang diterbitkan di jurnal Frontiers in Nutrition menyoroti kandungan polifenolyang tinggi dalam teh, yaitu senyawa alami yang berperan besar dalam menjaga kesehatan jantung.

“Penelitian ini menekankan manfaat nyata dari minum teh setiap hari untuk menjaga kondisi jantung tetap prima,” tambahnya.

Dr. Bond menjelaskan senyawa polifenol tertentu yang disebut flavan-3-ols. Senyawa ini berperan penting dalam menurunkan tekanan darah, meningkatkan kesehatan pembuluh darah, serta mengurangi risiko stroke dan diabetes tipe 2.

MBG dalam Berita 2

"Bahkan senyawa flavonoid ini dapat menurunkan risiko penyakit kronis hingga 19% dan mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sebesar 13%,” ujarnya.

Menariknya, sebagian besar asupan flavonoid dalam pola makan masyarakat Inggris ternyata berasal dari teh hitam.

“Peminum teh mendapatkan rata-rata 698 mg flavonoid per hari, sedangkan mereka yang tidak minum teh hanya sekitar 33 mg,” kata Dr. Bond.

Memiliki manfaat besar tersebut, American Society for Nutrition merekomendasikan pedoman baru asupan bioaktif harian, yaitu 400–600 mg flavan-3-ols per hariuntuk menjaga kesehatan jantung dan metabolisme. Jumlah ini setara dengan empat cangkir teh setiap hari.

Membahas hasil penelitian yang diterbitkan di Frontiers in Nutrition, Dr. Bond mengatakan efek positif teh terhadap tekanan darah terlihat pada konsumsi antara satu hingga empat cangkir per hari.

“Konsumsi teh dalam jangka panjang terbukti membantu fungsi pembuluh darah yang berperan besar dalam mengontrol tekanan darah,” jelasnya.

Teh hitam disebut memiliki manfaat khusus dalam menurunkan tekanan darah, terutama pada orang dengan kadar homosistein yang tinggi, salah satu faktor risiko penyakit jantung.

Para peneliti juga menemukan bahwa kandungan flavonoid dalam teh hitam berhubungan langsung dengan efek penurunan kolesterol.

Tak hanya itu, teh juga terbukti membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan fungsi insulin dalam tubuh. Ini dua faktor penting dalam pencegahan dan pengelolaan diabetes.

"Mengingat diabetes meningkatkan risiko penyakit jantung, kemampuan teh dalam mengontrol gula darah memberikan penjelasan tambahan mengapa teh baik untuk jantung,” kata Dr. Bond.

Penelitian tersebut mencatat bahwa setiap tambahan satu cangkir teh per hari dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sebesar 4%.

Penelitian ini dirilis bersamaan dengan survei nasional yang dilakukan oleh Tea Advisory Panel terhadap 1.000 warga Inggris.

Hasilnya menunjukkan hampir tiga perempat responden memperhatikan kesehatan jantung, namun hanya sepertiga yang mengaitkan teh dengan manfaat kardiovaskular.

“Kita sering melewatkan cara sederhana ini untuk melindungi jantung. Minumlah 3–4 cangkir teh per hari, karena itu akan memberi kita 400–600 mg flavan-3-ols yang dapat membantu mengurangi peradangan dan stres dalam tubuh, termasuk pada jantung dan pembuluh darah kita," ungkap Dr. Bond. (FSY/VOI)

Laporan : FSY
Redaktur : FA Syam





Berita Lainnya