- Home
- Info Sehat
- Agar Tetap Sehat, Makan Nasi Lebih Baik Pagi, Siang atau Malam?
Pola Makan Ideal
Agar Tetap Sehat, Makan Nasi Lebih Baik Pagi, Siang atau Malam?
Makan nasi memang dibutuhkan untuk kebutuhan karbohidrat, ternyata ada jadual atau waktu konsumsi yang paling baik. (Internet)
RSNEWS – Nasi sudah jadi bagian hidup sebagian besar orang Indonesia. Dari sarapan sampai makan malam, nasi selalu ada di meja makan. Tapi apakah Anda pernah berpikir, sebenarnya kapan waktu terbaik untuk makan nasi? Apakah pagi, siang, atau malam hari?
Jawabannya ternyata berbeda-beda, tergantung metabolisme, tujuan diet, dan gaya hidup masing-masing orang. Dilansir dari laman Onlymyhealth.com, Pooja Singh, ahli gizi dari ShardaCare - Health City, India menjelaskan bagaimana waktu makan nasi bisa memengaruhi kesehatan.
Makan Nasi di Pagi atau Siang Hari
Menurut Pooja, orang dengan gaya hidup aktif akan lebih diuntungkan jika makan nasi di pagi atau siang hari. Alasannya adalah:
- Energi Lebih Cepat Terpakai
Nasi adalah sumber karbohidrat tinggi yang memberikan energi cepat. Jika dimakan saat sarapan atau makan siang, energi dari nasi akan lebih mudah digunakan tubuh dan mencegah rasa lemas.
- Membantu Pencernaan
Metabolisme tubuh cenderung lebih aktif di siang hari, sehingga karbohidrat lebih mudah dicerna dan diproses. Ini juga membuat risiko penumpukan lemak jadi lebih rendah.
- Mengurangi Ngemil Tengah Malam
Makan nasi dengan porsi seimbang di pagi atau siang bisa membuat kenyang lebih lama dan mengurangi keinginan untuk ngemil tengah malam.
Makan Nasi di Malam Hari
Banyak orang menghindari nasi di malam hari karena takut berat badan naik atau metabolisme melambat. Menurut Pooja, makan nasi di malam hari sebenarnya tak masalah asalkan porsinya pas. Berikut yang perlu diperhatikan:
- Porsi Tetap Kunci Utama
Kalau malam makan nasi terlalu banyak, apalagi nasi putih, kalori yang masuk bisa berlebih. Sebaiknya makan secukupnya dan padukan dengan protein serta sayuran tinggi serat.
- Pilih Jenis Nasi yang Lebih Sehat
Coba ganti nasi putih dengan nasi merah, nasi cokelat, atau quinoa. Pilihan ini punya indeks glikemik lebih rendah sehingga gula darah lebih stabil.
- Perhatikan Aktivitas Sebelum Tidur
Kalau gaya hidup cenderung sedentari (banyak duduk) atau makan nasi tepat sebelum tidur, karbohidrat berlebih bisa menumpuk dan berpotensi menjadi lemak. (FSY/VOI)






