- Home
- Info Sehat
- Penyakit Maag yang Sudah Parah, Ini Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya
Peduli Kesehatan Anda
Penyakit Maag yang Sudah Parah, Ini Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya
Banyak orang merasakan maag biasa ketika melewatkan waktu makan, namun hal ini tidak boleh dianggap sepele. Jika sering terjadi, kondisi ini dapat menjadi tanda adanya penyakit lambung yang lebih serius. (Internet)
RSNEWSROOM – Kewaspadaan tentang kesehatan harus menjadi sebuah keharusan. Ciri ciri penyakit maag yang sudah parah penting diketahui agar segera mendapatkan penanganan yang tepat. Penyakit maag sering sering menyerang kelompok usia remaja karena gaya hidup mereka yang cenderung tidak teratur.
Kebiasaan menunda makan, stres yang tinggi, dan konsumsi makanan tidak sehat tercatat sebagai pemicu yang sangat dominan. Berikut dibahas lebih jauh mengenai apa itu penyakit maag, ciri-ciri maag parah, hingga cara mengatasinya.
Apa Itu Penyakit Maag?
Penyakit maag merupakan kondisi ketika seseorang merasakan rasa tidak nyaman di perut, seperti perut terasa penuh, nyeri ulu hati, atau sensasi panas pada perut bagian atas.
Keluhan ini biasanya muncul akibat gangguan pada lambung maupun sistem pencernaan. Sakit maag juga dapat menimbulkan rasa kembung dan membuat penderitanya sulit beraktivitas.
Keluhan sakit maag atau dispepsia bisa muncul saat makan, setelah makan, atau saat terlambat makan. Banyak orang merasakan maag biasa ketika melewatkan waktu makan, namun hal ini tidak boleh dianggap sepele. Jika sering terjadi, kondisi ini dapat menjadi tanda adanya penyakit lambung yang lebih serius.
Sakit maag dapat disebabkan oleh berbagai kondisi seperti tukak lambung, infeksi bakteri H. pylori, gastritis, atau penyakit GERD. Selain itu, penyakit tertentu seperti diabetes dan penggunaan obat-obatan tertentu pun dapat memicu maag kambuh.
Ciri-Ciri Penyakit Maag yang Sudah Parah
Maag yang sudah parah biasanya menunjukkan gejala yang lebih intens dan tidak lagi bersifat ringan. Dilansir dari National Health Service, berikut beberapa ciri-ciri penyakit maag yang sudah parah.
Perut kembung
Sakit hingga tidak bisa berdiri
Hearthburn (sensasi panas di ulu hati)
Sesak nafas
Muntah darah
Hilang nafsu makan
Mual-mual
Muntah
Nyeri dada
Sesak nafas
Keringat berlebihan
Wajah yang pucat
Cepat kenyang saat makan
Sendawa
Feses berwarna hitam
Penurunan berat badan
Cara Mengatasi Penyakit Maag yang Sudah Parah
Mengatasi maag parah membutuhkan kombinasi perubahan gaya hidup dan perawatan medis yang tepat. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menghindari makanan pemicu seperti makanan asam, pedas, dan berlemak tinggi.
Penderita maag parah juga harus berhenti mengonsumsi alkohol, kopi, cokelat, dan juga berhenti merokok. Mengatur pola makan menjadi lebih teratur dan makan dalam porsi kecil juga sangat dianjurkan.
Selain itu, manajemen stres sangat penting karena stres terbukti memperburuk kondisi maag. Bila diperlukan, penggunaan obat-obatan khusus dapat membantu meredakan gejala. Namun, obat-obatan sebaiknya dikonsumsi sesuai dengan rekomendasi dokter.
Pemeriksaan Penyakit Maag
Untuk mengetahui tingkat keparahan penyakit maag, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan wawancara medis terlebih dahulu. Langkah ini dilakukan untuk memahami gejala yang dialami pasien secara lebih detail.
Selain itu, pemeriksaan darah sering dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya anemia atau infeksi yang menjadi penyebab sakit maag. Jika gejala tidak membaik meski sudah mengonsumsi obat, pemeriksaan endoskopi perlu dilakukan.
Pemeriksaan fungsi hati juga mungkin diperlukan karena beberapa gejala maag parah bisa berkaitan dengan masalah pada hati atau saluran empedu. Semakin cepat pemeriksaan dilakukan, semakin baik hasil penanganan yang bisa dicapai.
Komplikasi Penyakit Maag
Salah satu komplikasi berbahaya dari maag yang tidak diobati adalah stenosis pilorus. Komplikasi ini terjadi ketika lapisan lambung mengalami iritasi jangka panjang akibat asam lambung. Pada kondisi ini, jalur antara lambung dan usus kecil menyempit sehingga makanan sulit dicerna.
Komplikasi lainnya adalah esofagus Barret, yaitu perubahan sel-sel pada lapisan kerongkongan akibat paparan asam lambung terus-menerus. Perubahan sel ini sangat berbahaya karena dapat berkembang menjadi kanker kerongkongan.
Penderita maag juga dapat mengalami penyempitan esofagus. Gejalanya biasanya berupa kesulitan menelan dan nyeri dada.
Pencegahan Penyakit Maag
Pencegahan maag dapat dilakukan dengan menjaga pola makan yang sehat dan teratur. Sebaiknya hindari makanan berlemak, makanan olahan, dan tidak makan terlalu dekat dengan waktu tidur. Makan dalam porsi kecil tetapi sering juga dapat membantu mengurangi tekanan pada lambung.
Pastikan tubuh mendapatkan asupan cairan yang cukup agar tidak mengalami dehidrasi. Selain itu, olahraga secara teratur dapat membantu menjaga fungsi pencernaan tetap optimal.
Demikian pembahasan ciri-ciri penyakit maag yang sudah parah hingga cara mengatasinya. Walaupun maag sering dianggap penyakit yang umum terjadi, Anda tidak boleh menyepelekannya. Konsultasikan dengan dokter jika gejala yang Anda rasakan tidak kunjung membaik. (FSY/VOI)








