Waspada Kesehatan Tubuh

Dokter Ungkap Bau Mulut Jadi Sinyal Awal Penyakit Jantung, Jangan Anggap Sepele

Dokter Anda Sabtu, 11 Oktober 2025 - 10:17 WIB  |    Reporter : FSY   Redaktur : FA Syam  
Dokter Ungkap Bau Mulut Jadi Sinyal Awal Penyakit Jantung, Jangan Anggap Sepele

Dokter menjelaskan bakteri penyebab bau mulut dapat masuk ke aliran darah dan menimbulkan peradangan yang berdampak pada jantung. (Internet)

RSNEWSROOM - Bau mulut sering dianggap sebagai masalah kecil pada gigi dan mulut. Namun menurut Dr. Pradip Jamnadas, seorang dokter spesialis jantung intervensi, kondisi ini bisa menjadi tanda awal adanya masalah kesehatan serius termasuk penyakit jantung. Ia menjelaskan ada hubungan erat antara kebersihan mulut, infeksi sinus kronis, dan kesehatan jantung.

Perawatan gigi yang buruk memungkinkan bakteri berbahaya berkembang biak di dalam mulut. Bakteri ini dapat memicu peradangan di seluruh tubuh yang berdampak pada jantung.

Selain itu, sinusitis kronis terutama yang disebabkan oleh jamur dapat menimbulkan peradangan ringan berkepanjangan. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit arteri koroner.

Iklan PC dalam Pahlawan Guru

Dr. Jamnadas menegaskan kondisi mulut sering mencerminkan kesehatan tubuh secara keseluruhan, sehingga bau mulut bisa menjadi tanda awal adanya masalah pada jantung.

Risiko seseorang terkena penyakit jantung ternyata tidak hanya ditentukan oleh pola makan dan olahraga. Dr. Jamnadas menyebut mikrobioma atau kumpulan bakteri alami di mulut dan hidung memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan jantung.

Kebersihan mulut yang buruk membuat bakteri jahat berkembang. Hal ini memicu peradangan, mengganggu sistem imun, mempercepat penumpukan plak di arteri, dan akhirnya meningkatkan risiko gangguan jantung.

MBG dalam Berita 2

Mulut sering memberikan tanda awal adanya masalah kesehatan lain di tubuh. Misalnya, bau mulut tidak hanya menandakan masalah gigi, tetapi juga bisa menunjukkan adanya risiko penyakit katup jantung, penyakit arteri koroner, pengerasan arteri (aterosklerosis), dan gangguan kardiovaskular lainnya.

Bau mulut atau halitosis umumnya dikaitkan dengan kebersihan mulut yang kurang baik. Namun penelitian menunjukkan kondisi ini kadang juga berhubungan dengan penyakit yang lebih serius. Dr. Jamnadas menjelaskan bakteri penyebab bau mulut dapat masuk ke aliran darah dan menimbulkan peradangan yang berdampak pada jantung.

"Ada mikrobioma yang terbentang dari hidung dan mulut hingga sistem pencernaan. Setiap mikrobioma punya karakteristik khusus dan bisa menunjukkan apakah seseorang berisiko terkena penyakit jantung," jelasnya dalam wawancara podcast The Diary Of A CEO bersama Steven Bartlett, dikutip dari laman Times of India pada Sabtu, 11 Oktober 2025.

Paparan jangka panjang terhadap bakteri mulut yang berbahaya dapat mempercepat pengapuran pada katup jantung dan meningkatkan risiko penyempitan katup aorta serta pengapuran arteri koroner. Ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga kebersihan mulut untuk kesehatan jantung jangka panjang.

Sinusitis kronis adalah infeksi atau peradangan pada rongga sinus yang sering menyebabkan hidung tersumbat, sakit kepala, dan batuk berkepanjangan. Dr. Jamnadas menjelaskan kondisi ini dapat menyebabkan peradangan sistemik tingkat rendah, yang telah dikaitkan dengan penyakit arteri koroner.

"Terutama jika melibatkan infeksi jamur, peradangan yang dihasilkan bisa berkontribusi pada penyakit jantung," ujarnya.

Hubungan ini menunjukkan faktor risiko penyakit jantung tidak hanya berasal dari pola hidup seperti makanan dan olahraga, tetapi juga dari kondisi kesehatan seperti infeksi sinus.

Selama ini, penyakit arteri koroner sering dikaitkan dengan pola makan, kurang olahraga, dan faktor genetik. Dr. Jamnadas menekankan perlunya pandangan yang lebih luas. Kesehatan mulut dan hidung, kesehatan mental, serta kebiasaan hidup secara keseluruhan memiliki peran besar terhadap kesehatan jantung.

"Semua aspek dalam gaya hidup, baik itu mental, fisik, maupun pola makan mempengaruhi arteri koroner kita. Kini penyebab penyakit jantung mulai didefinisikan ulang untuk mencakup faktor-faktor yang sebelumnya sering diabaikan," jelasnya.

Berikut langkah penting untuk menjaga kesehatan jantung dan mulut.

1. Jaga kebersihan mulut dengan baik

Sikat gigi dua kali sehari, gunakan benang gigi, dan berkumur dengan obat kumur untuk mengurangi bakteri berbahaya yang dapat memicu penyakit jantung.

2. Periksa gigi secara rutin

Pemeriksaan rutin ke dokter gigi membantu mendeteksi masalah mulut sejak dini dan mencegah infeksi yang bisa memengaruhi jantung.

3. Segera atasi masalah sinus kronis

Menangani sinusitis atau infeksi jamur dapat mengurangi peradangan dan menurunkan risiko penyakit arteri koroner.

4. Perhatikan tanda-tanda kecil pada tubuh

Bau mulut yang terus-menerus, hidung tersumbat, atau sinusitis berulang bisa menjadi tanda awal adanya masalah jantung.

5. Terapkan gaya hidup sehat secara menyeluruh

Pola makan seimbang, olahraga rutin, kesehatan mental yang baik, dan mengelola stres berperan penting dalam menjaga kesehatan mulut dan jantung. (FSY/VOI)

Laporan : FSY
Redaktur : FA Syam





Berita Lainnya