- Home
- Info Sehat
- Nyeri Sendi Asam Urat Tidak Mudah Kambuh, Coba 7 Makanan Ini
Konsumsi Makanan Sehat
Nyeri Sendi Asam Urat Tidak Mudah Kambuh, Coba 7 Makanan Ini
Ada sejumlah makanan yang relatif aman dan bisa dikonsumsi secara rutin. (Internet)
RSNEWSROOM - Asam urat sering datang diam-diam lalu berubah menjadi nyeri sendi yang mengganggu aktivitas. Banyak orang fokus pada pantangan, padahal memilih makanan sehat untuk asam urat juga sama pentingnya. Pola makan yang tepat membantu menjaga kadar asam urat tetap stabil dari hari ke hari.
Kabar baiknya, ada sejumlah makanan yang relatif aman dan bisa dikonsumsi secara rutin. Daftar berikut merangkum pilihan makanan sehat berdasarkan sumber medis terpercaya.
1. Buah ceri
Buah ceri dikenal sebagai salah satu makanan yang sering dikaitkan dengan penurunan risiko serangan asam urat. Kandungan alaminya membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah secara bertahap. Mengutip Health, Senin, 16 Februari, buah ceri juga memiliki sifat anti inflamasi yang bermanfaat bagi sendi. Buah ini tidak tinggi purin sehingga relatif aman dikonsumsi. Anda bisa menikmatinya sebagai buah segar atau tambahan menu harian tanpa gula.
2. Susu dan produk olahan rendah lemak
Produk susu rendah lemak sering direkomendasikan sebagai makanan sehat untuk asam urat. Konsumsinya dikaitkan dengan kadar asam urat yang lebih rendah dalam tubuh. Protein dari susu tetap bermanfaat tanpa meningkatkan risiko nyeri sendi. Yogurt tanpa pemanis dan susu skim bisa menjadi pilihan praktis sehari-hari. Kuncinya adalah memilih versi rendah lemak dan tanpa gula tambahan.
3. Sayuran segar
Sebagian besar sayuran aman dikonsumsi oleh penderita asam urat. Purin yang terdapat dalam sayuran tidak memberikan dampak yang sama seperti purin dari daging. Sayuran juga kaya serat yang membantu metabolisme tubuh tetap seimbang. Konsumsi rutin sayur mendukung pengelolaan berat badan yang sehat. Berat badan yang terkontrol membantu menurunkan risiko kambuhnya asam urat.
4. Karbohidrat kompleks
Karbohidrat kompleks menjadi pilihan yang lebih aman dibandingkan makanan tinggi gula. Gula, terutama fruktosa, diketahui dapat memicu peningkatan asam urat. Karbohidrat kompleks membantu menjaga kadar energi tetap stabil. Jenis makanan ini juga membuat kenyang lebih lama. Mengurangi karbohidrat olahan adalah langkah cerdas bagi penderita asam urat.
5. Air putih
Air putih berperan besar dalam membantu tubuh membuang kelebihan asam urat. Cairan yang cukup mendukung fungsi ginjal bekerja lebih optimal. Kurang minum bisa membuat asam urat lebih mudah menumpuk. Air putih juga membantu menggantikan minuman manis yang berisiko memicu gout. Membiasakan minum air secara teratur adalah langkah sederhana namun berdampak besar.
6. Makanan rendah lemak
Makanan rendah lemak dianjurkan untuk membantu mengontrol asam urat. Pola makan tinggi lemak sering berkaitan dengan peningkatan berat badan. Berat badan berlebih diketahui dapat memperparah gejala asam urat. Dengan mengurangi lemak berlebih, tubuh lebih mudah menjaga keseimbangan metabolisme. Pendekatan ini bermanfaat untuk pengelolaan jangka panjang.
7. Makanan alami minim proses
Makanan alami yang minim proses lebih ramah bagi penderita asam urat. Makanan ultra-proses sering mengandung gula tambahan dan bahan pemicu gout. Pola makan sederhana membantu tubuh bekerja lebih efisien. Bahan segar juga memudahkan Anda mengontrol asupan nutrisi. Memilih makanan alami adalah langkah pencegahan yang sering diremehkan, padahal sangat penting.
Mengelola asam urat tidak selalu harus rumit atau membatasi diri secara ekstrem. Dengan memilih makanan sehat untuk asam urat, Anda sudah melangkah jauh dalam mencegah nyeri sendi berulang. Pola makan yang konsisten dan hidrasi cukup menjadi pondasi penting. Setiap perubahan kecil yang dilakukan secara rutin akan memberi dampak nyata. Jika perlu, lengkapi dengan saran medis agar hasilnya lebih optimal. (FSY/VOI)















